Risalah Pembebasan dari Maulid Nabi Menganyam Takdir Al-Aqsa dan Istiqlal dalam Arsitektur Diplomasi Indonesia
Peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ kerap kali terperangkap dalam romantisme seremonial: pendar lampu, lantunan syair puji-pujian, dan nostalgia sejarah yang terisolasi di ruang-ruang kultural yang pasif. Kita kerap mereduksi kehadiran manusia agung pembawa risalah peradaban ini sekadar sebagai figur kesalehan individu, melupakan bahwa setiap hembusan napas dakwah beliau adalah konstruksi geopolitik profetik yang penuh perhitungan. …



